Pages

Level

Selasa, 07 Juni 2011

Bismillahirahmanirahim...
Segala puji bagiMU hamba bisa kembali menulis di halaman blogger ini.

Hidup adalah pilihan ditengah berbagai godaan & cobaan, kalau kita mau menjaga diri, kita akan selamat, kalau kita membiarkan diri terlena kita akan celaka. Yang jelas yang selamat & yang celaka ketika di dunia sama beratnya, hanya beda waktunya saja. Daaan yang lebih beruntung yang selamat dong, dapat bonus di akhirat nanti.
Yang jelas bibi ngucapin selamat, wellcome to the world...
& bersiaplah naik ke level demi level keimanan, dengan melewati berbagai ujian tentunya. Tapi jangan khawatir, tantangan & ujiannya sudah Allah sesuaikan dengan kemampuan kita, jadi pasti kita bisa melewatinya


Kalimat motivasi diatas datang dari Bi Rani atas jawaban dari curhatanku kepada beliau siang tadi. Yaaaah apa yang di bilang Bi Rani "bersiaplah naik ke level demi level keimana, dengan melewati berbagai ujian" mungkin memang benar.1 bulan ini aku telah membuat jarak kontak fisik antara aku dengan teman-teman pria.Yang aku lakukan sekarang bukan tanpa sebab, di usiaku yang sekarang bertambah tempatkan lah usia hendak memasuki dewasa, aku sadar akan batasan antara pria yang muhrim bagiku dan sebaliknya. Khalwat : Kontak fisik antara perempuan dan pria yang bukan muhrimnya sehingga menimbulkan perasaan-perasaan yang bergejolak (kenikmatan). Dari definisi khlawat tersebut aku ambil contoh berjabatan tangan. Mengapa demikian? Yaaa karena semuanya bersumber dari berjabatan tangan. Dulu... sebelum mempraktikannya Khalwat dan definisinya sudah aku dengar, namun belum terfikir jauh tidak seperti sekarang yang memang batasan itu ada bagi perempuan dan pria yang tidak halal bagi diri masing-masing. Disini aku ucapkan terimakasih kepada seseorang yang telah membukakan mataku akan hal itu, semoga pahala dan amal baik senantiasa berada di dekatmu.

Seperti halnya ketika aku pertama kali memutuskan untuk berjilbab, ada orang yang pro dan ada pula yang kontra akan keputusan yang aku ambil. Bukan shoundzon tapi aku yakin di belakang sana ada bibir-bibir yang berbicara tanpa aku ketahui, ampuni hamba. Ketika aku bertanya kepada si A tentang suatu permasalahan yang tidak aku ketahui lalu jawabannya terlontar, kemudian aku kembali tanyakan kepada si B, si C.. dan semua jawaban mereka berbeda. Maka apa yang harus aku ambil?? yaaa..aku rangkum, aku pilah, mana yang baik dan masuk akal di fikiranku itulah yang aku lakukan saat ini. Masalah agama memang universal sekali. Jika tidak hati-hati aku tak mau masuk kedalam golongan orang-orang yang celaka, Naudzubillah. 

Aku tidak mau dan sangat takut masuk ke dalam golongan orang yang berusaha melakukan berbagai bentuk ketaatan dan menghindari segala bentuk kemaksiatan. namun, beberapa saat sebelum kematiannya,  melakukan kesalahan dan kemaksiatan. Seperti sabda Rasulullah " ada orang yang mengerjakan amal calon penghuni surga, hingga antara dia dan surga itu hanya berjarak satu hasta. Namun, takdir menentukan lain, ia justru kemudian melakukan amal calon penghuni neraka dan akhirnya ia pun menjadi penghuni neraka" (H.R. Bukhari dan Muslim) 

Naudzubillah... semoga aku dan kita semua di jauhkan dari nerakanya... aku anggap ini seperti motivasi Bi Rani. Yaaa level berikutnya, aku harap ini memang ujian dariMU... senantiasa tunjukan kebaikan di setiap bergantinya hari, langkah kakiku, hingga kedip mataku agar aku berada bersama orang-orang yang Engkau Ridhoi.Ujilah aku jika itu caraMU membawaku untuk bertemu Kekasihku di hari nanti dengan Syafaatnya.

Semoga aku istiqomah berada di jalanMU

12 komentar:

Aina mengatakan...

selamat ya. berjilbab keputusan yang bagus banget...semoga bisa selalu istiqomah memakainya

Yudi Darmawan mengatakan...

subhanallah,
satu lagi hidayah dari Allah,
semoga tetap istiqamah ya..!
jangan takut beda sama yang lain,
karena Rasul juga dulu selalu berbeda dengan yang lain,
itu yang membuat saya ngefans abis sama Muhammad sebagai sosok manusia yang mengusung be a different..!

itu benar-benar keren..

SEMANGAT..!

Adryan Nurdien mengatakan...

semoga kamu bisa tetap konsisten berada di jalanNya..

Gaphe mengatakan...

banyak alasan yang mendasari seseorang untuk melakukan sebuah keputusan besar, tetapi memang balik lagi bagaimana orang lain menghargai apa yang jadi keputusan kita..
termasuk berjilbab, berjabat tangan non muhrim, semua itu pilihan.. memang sudah ada ketentuan dan perintah, jadi resiko ditanggung masing-masing.

keep spirit, keep istiqomah! ^_^

joe mengatakan...

semoga tetap bisa istiqomah untuk menahan godaan dari lawan jenis

Ay mengatakan...

semoga selalu istiqomah, Nov.. :)

aku koq belom pengen pake ya?...hihihi..
jangan ngikutin manusia jahiliyah ini, yaitu aku.. :(

NuellubiS mengatakan...

intinya setiap jalan yang kita ambil emang ada cobaannya. Tetap semangaat deek!!!

John Terro mengatakan...

semoga bisa tetap kukuh di jalan-Nya

Bayu Hidayat mengatakan...

aku malah lebih suka ama cewek berjilbab. lebih cantik. rasanya kalo ngeliat orang berjilbab tuh hati tenang.

tambah cantik kok pake jilbab. selamat ya

Nihayatuzzin mengatakan...

aku setuju ama mas bayu, seneng liat cewek yang pake jilbvab, adem aja rasanya. . . wah, yang diucapin ama Bi Rani, "level", adalah tentang "maqom" dalam dunia tasauf. teruskan ukhty. . . mantap baget dah pesannya tuh. . .

fianagus mengatakan...

semoga tetap konsisten dan selalu istiqomah.,

R. Indra Kusuma Sejati mengatakan...

Dengan segala kerendahan hati Ejawantah’s Blog menghantarkan Blogger Award 2011 secara bergulir kepada sahabat, dan Award dapat diambil di http://ejawantahnews.blogspot.com/2011/06/menerima-menebar-harta-karun-dari-dunia.htm.

Dan selamat pagi sahabat semua, selamat bergembira, dan tetaplah semangat. Sukses selalu.

Salam
Ejawantah's Blog

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS